Hadiah Liga 3 Belum Dibayar, Persik Bingung Mengadu ke Mana

Info Seputar Sepakbola Kediri Raya | Persik.co.id

Hadiah Liga 3 Belum Dibayar, Persik Bingung Mengadu ke Mana

PERSIK.CO.ID – Manajer Persik Kediri, Beny Kurniawan, mengaku bingung harus mengadu ke mana setelah tim berjuluk Macan Putih itu belum menerima uang hadiah juara Liga 3 2018 sebesar Rp300 juta dari PSSI.

Beny mengatakan sejak Desember lalu pihak manajemen sudah beberapa kali mencoba untuk menghubungi perwakilan pengurus PSSI. Namun, jawaban yang didapat hanya meminta Persik untuk sabar menunggu sampai uang hadiah itu cair.

Baca Juga : Usai Tak Lolos Seleksi Timnas U-22 Indonesia, Septian Satria Belum Minat Gabung Klub Liga 1

Selang sebulan kemudian, tepatnya pada Januari 2019, perwakilan manajemen Persik lainnya kembali mencoba menghubungi PSSI. Tak jarang mereka dilempar ke orang lain yang juga pengurus PSSI untuk mendapatkan jawaban.

“Intinya jawaban mereka meminta kami untuk sabar. Tapi kan kami juga ditagih terus sama pemain. Kalau bonus dari manajemen ke pemain sudah semua, tinggal menunggu hadiah itu saja,” kata Beny, Rabu (20/3).

Lebih lanjut Beny mengatakan ada pemain yang meminta pihak manajemen Persik untuk mengeluarkan dana talangan supaya uang hadiah dari PSSI bisa segera tersalurkan. Selain gelar juara Liga 3 2018, Persik juga meraih tiga gelar penghargaan lainnya: top skor, tim fairplay dan pemain terbaik.

Sebagai juara Persik berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp300 juta. Striker Persik Septian Satria Bagaskara yang tampil sebagai top skor dengan total raihan 28 gol berhak atas hadiah Rp15 juta serta Rp15 juta lagi buat kapten Persik Galih Akbar Febriawan yang jadi pemain terbaik.

Beny mengatakan pihak Persik hanya meminta pengertian dari para pemain untuk turut bersabar menunggu hadiah itu cair dari PSSI. Beny mengaku bingung untuk menagih lantaran melihat kondisi PSSI yang sedang semrawut.

“Saya bingung kondisi PSSI seperti itu, kepada siapa lagi saya mengadu. Apalagi belum jelas kapan KLB, kalau disuruh sabar ya kami akan bicara ke pemain juga untuk sabar,” ucap Beny.

“Tapi kan kami juga butuh uang buat persiapan ke Liga 2. Di Liga 3 itu semua modal sendiri tidak ada subsidi apapun. Mungkin Rp300 juta bagi PSSI tidak banyak, tapi bagi kami itu banyak,” ujar Beny.

Baca Juga : Mohan, Capo Kelompok Suporter Persik CyberXtreme

Dikonfirmasi terpisah Direktur Media PSSI Gatot Widakdo mengakui hadiah untuk juara Liga 3 2018 untuk Persik belum cair. Gatot juga tidak bisa memastikan kapan uang hadiah itu akan cair.

“Pasti akan dibayar, kapannya belum bisa bilang. Sedang kami upayakan,” ucap Gatot singkat. 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: