Pelatih Persik Terpaksa Turun Jabatan

Info Seputar Sepakbola Kediri Raya | Persik.co.id

Pelatih Persik Terpaksa Turun Jabatan

PERSIK.CO.ID – Karena tersandung aturan, pelatih Persik Kediri  Alfiat jarus yurun jabatan menjadi asisten pelatih. Pelatih yang sempat sukses mambawa Persik Kediri menjadi juara Liga 3 Indonesia 2018 iru, di kompetisi Liga 2 musim depan terpaksa harus turun jabatan, karena aturan kompetisi Liga 2 pelatih minimal harus berlisensi B AFC. Sedangkan Alfiat masih berlisensi C AFC.

Baca Juga : Juara Liga 3, Pelatih Rekomendasikan 50 Persen Pemain Dipertahankan

Sekretaris Umum Persik Kediri Subiantoro mengatakan, menejen akan memposisikan Alfiat sebagai asisten pelatih Persik Kediri. “Kita tidak bisa mengesampingkan Alfiat yang sejauh ini telah berperan baik kompetisi tahun kemarin, atas jasanya, Persik naik kasta ke Liga 2.

” Sosok Alfiat masih kami pertahankan, namun kita posisikan sebagai asisten pelatih, karena regulasi yang ditetapkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) aturan kompetisi Liga 2 tahun 2019 pelatih harus memiliki lisensi kepelatihan minimal B AFC, ” ujar Toro

Ketika ditanya siapa sosok pengganti Alfiat di posisi pelatih kepala di skuat Macan Putih, Subiantoro mengaku masih dalam pencarian dan penggodokan. “Nama-nama pelatih sebenarnya sudah ada, namun nanti setelah mendekati hari H pembentukan tim baru bisa kami umumkan, ” ungkapnya.

Yang jelas, lanjut Subiantoro, targetnya di Liga 2 nanti Persik Kediri tidak hanya sebagai tim yang hanya numpang lewat saja. ” Persik harus bisa bertahan di Liga 2, lebih-lebih bisa promosi ke Liga 1,” terang Subiantoro

Sementara itu Alfiat saat dikonfirmasi mengaku tidak terlalu mempersoalkannya. Menurutnya, bisa bertahan di Persik Kediri dan mampu kembali menorehkan sejumlah prestasi bersama Persik jauh lebih penting bagi dirinya ketimbang masalah jabatan. “Mau jadi pelatih atau asisten, itu tidak menjadi persoalan penting. Yang terpenting bagi saya saat ini bagaimana bisa membangkitkan Persik Kediri menjadi sang legenda, ” tegasnya.

seperti sedia kala jauh lebih penting dari pada itu,” kata Alfiat.

Baca Juga : Apparel Baru Semangat Baru Macan Putih

Disinggung soal pelatih yang akan mendapinginya di Liga 2 musim depan, pelatih berusia 50 tahun itu  mengaku tidak ada masalah. “Soal itu, yang jelas saya ingin pelatih yang sepemikiran, saling terbuka dan tidak ada istilah saling menjatuhkan, ” tegasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: