Terbit Badan Hukum Baru, Legalitas Persik Kediri Tuntas

Info Seputar Sepakbola Kediri Raya | Persik.co.id

Terbit Badan Hukum Baru, Legalitas Persik Kediri Tuntas

PERSIK.CO.ID – Pengurus klub sepak bola Persik Kediri menggelar pertemuan bersama perwakilan suporter guna membahas langkah strategis di tubuh managament tim berjuluk Macan Putih menyambut perkembangan musim kompetisi 2019 di Mess Persik Kediri di jalan PK Bangsa, Kota Kediri, Selasa (22/1/2019) malam.

Baca Juga : Sekjen PSSI Pertimbangkan Uji Coba di Luar Negeri

Seperti diungkapkan Sekretaris Umum Persik Subiantoro, pertemuan ini sesuai yang telah diagendakan yakni terkait beberapa tuntuan suporter yang sudah terpenuhi terutama terkait legalitas Persik sekaligus tindak lanjut atas hasil Kongres tahunan PSSI di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2019).

“Kemarin dalam kongres sudah dibacakan bahwa Persik secara resmi menjadi peserta liga 2, sudah berbadan hukum artinya secara persyaratan legalitas Persik dinyatakan tuntas itu yang kami sampaikan ke suporter,” kata Subiantoro akrab disapa Toro.

Berkaitan dengan sikap Persik Kediri pada kongres tahunan PSSI tersebut dimana Edy Rahmayadi lebih dulu menyatakan mundur sebagai Ketua Umum PSSI di awal pidatonya dan kemudian forum menyepakati Joko Driyono menjadi Plt Ketua Umum.

Kepada suporter Toro juga menginformasikan bahwa sebagai salah satu voter dalam kongres PSSI di Bali itu, kami bersikap tidak setuju atau tidak tanda atas usulan beberapa pihak atas pernyataan mosi tak percaya kepada ketua umum, seperti kabar yang beredar di media dan jejaring media sosial ada 3 klub yang tidak mendukung pemakzulan.

Menurut Toro, Persik memang tak membubuhkan tanda tangan terhadap pernyataan mosi tidak percaya kepada ketua umum, sebab sejak awal beberapa masukan dari suporter Persik yang menghendaki adanya KLB (Kongres Luar Biasa) untuk mengganti kepengurusan PSSI dan mendorong Satgas Anti Mafia Bola bisa bekerja lebih dalam, “Nah itu sikap yang sama dilakukan Persik pada saat kongres,” katanya.

Lebih lanjut Toro menjelaskan, untuk badan hukum Persik menggunakan badan hukum baru namanya PT. Kediri Jayati Perkasa, sejak setelah selesai kompetisi liga 3 kemarin, sesuai dengan kesepakatan yang kita buat dengan suporter akhirnya karena untuk mengurai permasalahan yang lama itu ternyata sangat sulit sehingga kami di pengurus maupun management kemudian mengkomunikasikan dengan beberapa pihak.

Baca Juga : Manajemen Aspresiasi Perjuangan Pemain Persik Kediri

“Akhirnya disepakati kita membuat PT baru dan itu sesuai dengan yang disampaikan oleh PSSI kepada kita pasca liga 3 kemarin, bahwa klub yang akan berlaga di kompetisi liga 2 harus memiliki badan hukum dan diwajibkan untuk melakukan registrasi ulang, itu sudah kita lakukan dan saat kongres kemarin kita dibacakan bahwa kita legal secara hukum secara persyaratan untuk bisa mengikuti liga 2,” urai Toro.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: