Tiga Ribu Suporter Gigit Jari Pasca Final Liga 3 Digelar

Info Seputar Sepakbola Kediri Raya | Persik.co.id

Tiga Ribu Suporter Gigit Jari Pasca Final Liga 3 Digelar

PERSIK.CO.ID – Animo masyarakat Kediri menyaksikan Persik benar-benar meningkat. Kondisinya bahkan mirip dengan saat Persik menjadi raja di Ligina dahulu. Belasan ribu penonton selalu datang ke stadion setiap kali Persik bertanding. Seperti yang terlihat saat mereka menjamu PSCS Cilacap kemarin sore.

Sayangnya, ada insiden kurang menyenangkan dalam pertandingan yang di gelar desember lalu. Setidaknya, sekitar 3 ribu penonton tak bisa mendapatkan tiket. Mereka pun terpaksa tak bisa masuk ke stadion, menyaksikan tim kesayangan bertanding.

Apa penyebabnya?  Ternyata, sebagian tiket sudah diborong calo.

“Kalau calo kami memang sulit mengantisipasi. Bahkan di mana pun calo itu bagai semut. Di mana ada gula pasti ada semut,” kilah ketua panitia pelaksana (panpel) Persik Kediri Tri Widodo.

Geliat calo menjadi susah untuk dibendung karena menurutnya calo juga membeli dengan harga normal. Pihaknya tidak memberikan potongan harga kepada siapa pun. Meskipun ada yang membeli secara borongan.

Baca Juga : Sebelumnya di Final Liga 3: Tanpa Tiga Pemain Kunci Kontra PSCS, Pelatih Persik Gelisah

Terkait sistem pembelian tiket secara borongan, pria berkumis tebal tersebut mengaku tidak melarangnya. Hanya saja, pihaknya tidak menjual tiket langsung dalam satu bendel. Oleh karena itu, ia menduga bahwa pembelian tiket oleh calo tersebut dibeli oleh beberapa orang yang berbeda. Dengan jumlah pembelian per orang yang berbeda pula.

“Mereka (calo, Red) jumlahnya kan ratusan. Satu calo ambil di loket sana, satunya ambil di loket lain,” ujarnya. Ia memperkirakan ada sekitar 3 – 4 ribu tiket yang diborong oleh calo tersebut. Sedangkan sisa tiket lainnya ia meyakini masih bisa dijual di loket-loket resmi.

Widodo mengaku dilema dengan adanya ulah pihak yang memborong tiket tersebut. Di satu sisi ia tidak ingin ada pihak yang memanfaatkan laga Persik untuk keuntungan pribadi. Namun di sisi lainnya, penjualan tiket adalah salah satu ladang pemasukan tim.

Baca Juga : Konvoi Juara, Persik Pamerkan Empat Piala

Tiket yang diborong calo dari loket memang dengan harga normal. Namun calo tersebut menjualnya dengan harga yang lebih mahal kepada suporter. Untuk tiket ekonomi seharga Rp 20 ribu bisa dijual hingga Rp 35 ribu. “Itu pun suporter masih rela rebutan,” imbuhnya.

Salah satu suporter yang tidak kebagian tiket dan gagal menonton Persik adalah Anwar Subagyo. Pria asli Kecamatan Kras tersebut sampai di stadion Brawijaya Kediri sekitar pukul 13.30 WIB. “Tidak ada lagi. Saya cari di semua loket sudah habis. Saya tanya di orang-orang dan tukang parkir juga sudah tidak ada lagi,” akunya.

Anwar mengaku kecewa karena urung melihat tim kesayangannya tersebut. Namun, di lain sisi ia juga bangga dengan banyaknya suporter yang datang. Menurutnya hal tersebut dapat diartikan bahwa Persik kembali dicintai oleh warga Kediri raya.

Lebih lanjut, meskipun kecewa ia mengaku tidak lantas luntur mendukung Persik. “Tetap dukung. Ke depannya hanya berharap agar tidak ada lagi ulah calo yang memborong tiket,” paparnya.

Dalam pertandingan tersebut, suporter PSCS Cilacap pun datang untuk mendukung tim idolanya. Adapun sekitar 300 tiket disiapkan oleh panpel Persik untuk menampung suporter lawan. Lebih lanjut, tidak ada gesekan berarti antara kedua kubu suporter.

Untuk diketahui, pada leg kedua (30/12) suporter Macan Putih juga bertandang ke Cilacap. Oleh panpel PSCS Cilacap, Persikmania diberi jatah sebanyak seribu tiket. Lebih lanjut, Persikmania bahkan bertandang menggunakan biaya pribadi. Adapun menggunakan ada 10 bus besar, 3 mobil elf dan sekitar 25 mobil.


Distribusi Tiket Persik

Tiket                      Jumlah

Ekonomi                14.000 tiket

VIP                        1.000 tiket

Total                      15.000 tiket

Kapasitas stadion Brawijaya                16.000 penonton

Laga Persik Kediri kontra PSCS Cilacap dipadati belasan ribu suporter, pada desember lalu. Sayangnya, laga prestisius tersebut harus ternoda karena disinyalir ada ribuan tiket yang diborong calo. Imbasnya, ribuan suporter Macan Putih terpaksa gigit jari lantaram gagal mendukung tim idolanya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: