Sebelumnya di Liga 3 :Delapan Jahitan di Kepala Bagas

Persatuan Sepak Bola Indonesia Kediri | Persik.co.id

Sebelumnya di Liga 3 :Delapan Jahitan di Kepala Bagas

PERSIK.CO.ID – Kemenangan 3 – 1 Persik Kediri atas PSCS Cilacap harus dibayar mahal. Pasalnya, sang striker andalah Persik Septian Bagaskara mendapatkan cedera yang cukup serius. Bagas harus mendapatkan delapan jahitan di pelipis kiri setelah berbenturan dengan pemain lawan.

Cedera tersebut didapatkan saat berusaha menanduk bola umpan dari pemain sayap Rudy Foler. Tak ingin menyia-nyiakan peluang sayangnya ia justru berbenturan dengan pemain belakang PSCS M. Zulhairi.

Setelah benturan terjadi, pemain nomor 10 Persik tersebut sebenarnya masih bisa langsung bangun. Sedangkan Zulhairi lah yang justru lebih dahulu terkapar. Namun tak lama kemudian Bagas pun ikut terjatuh. Tim medis pun langsung mengambil tindakan terhadap kedua pemain.

Pertandingan sempat dihentikan pada menit 50-an karena tim medis masih merawat kedua pemain tersebut. Darah segar mengucur dari pelipis kiri Bagas. Tim medis pun memberi pertolongan pertama sebelum akhirnya ia ditandu ke mobil ambulance.

Di dalam mobil tim medis dari RS Gambiran 2, Bagas mendapatkan perawatan serius. Terlihat dua orang tim medis sibuk mempersiapkan gunting, jarum dan benang. Mereka hendak menjahit luka di pelipis Bagas. “Lukanya sepanjang alis,” ungkap salah satu tim medis RS Gambiran 2 Eko Darmawan.

Lebih lanjut, Bagas mendapatkan delapan jahitan di pelipis kirinya. Berdasarkan pengalamannya, luka dengan delapan jahitan termasuk luka ringan dan tidak parah. Namun, dengan gaya permainan Bagas yang jago dalam bola-bola udara, ia sedikit khawatir dengan hal tersebut.

“Kalau dipaksakan bermain, bisa saja. Tetapi harus hati-hati dalam melakukan sundulan,” imbuhnya.

Seharusnya, dengan luka seperti yang dialami Bagas, proses recovery harus dilakukan sekitar semingguan. Namun, jika hanya mengejar untuk menutup luka saja cukup 3 – 4 hari.

Terkait kemungkinan merumput pada pertandingan leg 2 pada (30/12) nanti, pelatih Persik Kediri Alfiat mengaku masih belum bisa memastikannya. “Kami masih menunggu perkembangan ke depan,” paparnya seusai pertandingan.

Meskipun begitu, ia tidak menutup kemungkinan bahwa akan tetap memainkan striker andalannya tersebut. Pasalnya, mayoritas gol Persik dicetak oleh Bagas. Termasuk dua gol dalam pertandingan tersebut.

Namun Alfiat mengaku tidak ada terlalu mempermasalahkan jika harus menggantikan Bagas dengan pemain lainnya. Menurutnya, anak asuhnya dalam keadaan prima dan siap bertempur semuanya. “Tidak ada masalah, anak-anak siap semua,” ujarnya.

Sementara Bagas harus digantikan, Zulhairi tetap bisa melanjutkan pertandingan. Ia bahkan bisa menuntaskan pertandingan tersebut dengan kepala yang dibalut perban berwarna putih.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *